Pelayanan administrasi kependudukan merupakan hak dasar setiap warga negara yang harus diberikan tanpa diskriminasi. Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat sejumlah warga lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas yang belum memiliki dokumen kependudukan karena keterbatasan fisik yang membuat mereka tidak memungkinkan datang langsung ke kantor pelayanan.
Menjawab tantangan tersebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ngawi menghadirkan inovasi layanan jemput bola bernama "Jempol Permadani". Program ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan yang inklusif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok rentan.
Pelaksanaan layanan ini dilakukan melalui kerja sama antara Disdukcapil Kabupaten Ngawi dan Pemerintah Desa setempat. Pemerintah Desa Karangrejo turut berperan aktif dengan mendata serta mendaftarkan warga yang membutuhkan layanan. Pada kesempatan ini, terdapat dua warga penerima manfaat yang berasal dari Dusun Campurejo dan Dusun Bugel.
Proses pendaftaran diawali dengan koordinasi bersama keluarga penerima layanan. Setelah mendapat persetujuan, Operator SIAK Desa Karangrejo, Indah Puji Astuti, A.Md., melakukan pendaftaran melalui sistem online Disdukcapil. Selanjutnya, data yang masuk diverifikasi sebagai dasar pelaksanaan layanan jemput bola oleh petugas.
Pada Kamis (11/06), Tim Disdukcapil Kabupaten Ngawi mendatangi langsung rumah warga penerima layanan di Desa Karangrejo dengan membawa peralatan perekaman E-KTP lengkap, petugas melakukan pengambilan foto wajah, pemindaian retina, serta verifikasi data kependudukan di lokasi. Meski sempat terkendala sinyal internet, proses pelayanan tetap berlangsung lancar dan cepat.
Kehadiran inovasi Jempol Permadani diharapkan mampu membantu lansia dan penyandang disabilitas memperoleh dokumen kependudukan dengan mudah sebagai bentuk pemenuhan hak yang setara bagi seluruh warga negara. Selain memberikan kemudahan akses, layanan ini juga diberikan secara gratis, sehingga masyarakat dapat memanfaatkannya untuk membantu anggota keluarga yang memiliki keterbatasan mobilitas.