Mendukung program Pertanian Ramah Lingkungan Berkelanjutan atau dikenal dengan PRLB, Pemerintah Desa Karangrejo menganggarkan Dana Desa (DD) untuk kegiatan bimtek pertanian teknologi tepat guna, pada Selasa, (17/09).
Pelatihan yang digelar oleh Pemerintah Desa Karangrejo melalui Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa Karangrejo dilaksanakan di Dusun Geneng, di rumah Kepala Dusun, Sujarwo, yang juga selaku pengurus Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani), dan diikuti oleh Kelompok Tani Dusun Geneng, Ngadipiro, Bedog, Bugel, dan Campurejo.
Kepala Desa Karangrejo, Drs. Kuwat, mengungkapkan bahwa pelatihan ini dilaksanakan untuk mendukung program pemerintah, serta dengan adanya pelatihan ini harapannya bisa dimanfaatkan oleh petani di Desa Karangrejo untuk pembuatan pestisida nabati dan agen hayati.
Pelatihan ini dilaksanakan bekerjasama dengan BPP Kecamatan Kendal dan Babinsa serta Babinkantibmas selaku narasumber. Pada pelatihan kali ini, ada 3 jenis kegiatan yaitu pembuatan MOL/POC, Pestisida Nabati, dan Agen Hayati.
Mikro Organisme Lokal (MOL) adalah mikroorganisme yang dimanfaatkan sebagai starter dalam pembuatan pupuk organik padat maupun pupuk cair yang bermanfaat sebagai Pupuk Organik Cair (POC), sebagai dekomposer atau biang kompos untuk membuat kompos, dan sebagai pestisida nabati untuk mengusir hama penyakit tanaman, (sumber : https://kmisfip2.menlhk.go.id/news/detail/1364).
Sebelum dipraktekkan cara pembuatannya, peserta pelatihan dibagikan materi informasi mengenai bahan, alat, cara pembuatan, cara penggunaan, dan manfaat masing-masing. Sambil menyampaikan materi pelatihan, masing-masing narasumber mengungkapkan harapannya kepada peserta pelatihan agar bisa menyampaikan kepada masyarakat seluruhnya serta bisa gotong royong untuk menularkan ilmu yang diperoleh. Hasil dari pelatihan kali ini juga dibagi secara merata untuk kelompok tani di semua dusun agar kemudian bisa diaplikasikan pada lahan pertanian masing-masing.